GODAAN BAGI PENULIS

Minggu, 01 Maret 2015 0 komentar


            Sudah lama saya bercita – cita sebagai penulis, meski menjadi penulis bukanlah cita – cita utama akan tetapi apabila terwujud akan merasa sangat bangga. Bayangkan hanya dengan menulis tentang hal yang dipikirkan di kepala saja bisa mendapat untung sampai jutaan rupiah.
                
              Hal ini dimulai saat saya masih kelas 4 SD, namun pada saat itu kata / kalimat yang saya gunakan masih belum begitu apik sehingga proyek tersebut terbengkalai hingga kelas 8 SMP. Setelah itu melihat kaka saya yang punya blog, sayapun menjadi iri sehingga say membuat blig ini dan membikin tulisan – karya sampai sekarang ini.
                 
             Namun mempertahankan budaya menulis untuk saya pribadi ternyata tidaklah mudah, banyak godaan yang membuat saya ogah – ogahan untuk kembali menulis. Apalagi ditambah saya yang masih berstatus pelajar yang membuat ulangan,pr,ujian jadi halangan bagi saya untuk menulis. Rasa malas yang selalu muncul ketika saya akan menulis inilah yang menjadi tantangan bahi saya. Hadeeeeh..

RAJA KLANA

0 komentar


                Apa itu Raja Klana ? pertanyaan ini ada di pikiran saya semenjak 5 tahun yang lalu, hingga sekarang saya masih bingung juga tentang Raja Klana. Kalimat itu muncul di dalam lagu Rayuan Pulau Kelapa, yang nada lagunya mendayu hingga terkadang bisa menggetarkan hati pendengarnya. Termasuk saya waktu pertama kali mendengarnya. Seperti ada perasaan menyesal, tak enak hati, karena selama ini saya tidak menyadari indahnya alam Indonesia, begitulah kesan saya waktu mendengar lagu tersebut.
                 
                Kembali lagi ke topik tadi, ada yang tahu arti lirik Raja Klana ? Saya mau tanyakan pada yang membuat lagunya, tapi pembuatnya sudah wafat jadi arti Raja Klana tersebut masih menjadi misteri bagi saya.

Madridista Sejati

0 komentar


                Saya madridista! Yang gak suka silahkan tentang saya ! Saya sudah 5 tahun ini ketagihan menjadi seorang madridista, penyebab saya menjadi seorang Madridistapun saya juga tidak tahu, mungkin faktor CR7 lah yang membuat saya jadi fans Real Madrid ini.
               
                Klub yang bermukim di Santiago Bernabeu ini, selalu jor – joran dalam membeli pemain bintang dan itu yang membuat saya menjadi suka kepada Real Madrid. Pemain – pemain ternama dikumpulkan hingga membentuk satuan pemain handal yang menjadi ciri khas Real Madrid.
               
                Sayapun juga kesengsem sama Real Madrid jadi saya ingin tunjukkan kepada kawan saya semua agar Real Madrid adalah dengan saya, jadi apabila ada yang berkata tentang Real Madrid selalu identik dengan saya ! Dan sayapun berhasil, jika salah satu teman berkata tentang Real Madrid selalu menoleh kepada saya. Hehhe..
                 
               Menang, kalah saya tetap Madridista, tetapi begitu halnya saya seperti fans pada umumnya yang membenci kekalahan dan mendukung kemenangan. HALA MADRID!!!

Hot Wheels !

0 komentar


               Roda panas ! yah begitulah artinya tetapi yang saya maksud bukanlah itu melainkan mainan anak berbentuk miniatur mobil dan kendaraan lainnya yang variasinya buanyaaak banget. Sebenarnya yang istimewa dari Hot Wheels adalah bodinya yang terbuat dari metal, yang amat berbeda dengan mainan miniature mobil lainnya yang umumnya bodinya terbuat dari plastik.
                 
               Hot Wheels bukanlah satu – satunya produk yang memproduksi miniature mobil berbahan metal tetapi ada juga Tomica, Majorette, Jada Toys, Match Box dan sebagainya. Tetapi dari semua itu saya pilih Hot Wheels karena Hot Wheels lah yang paling terkenal di seantero dunia dari semua produk – produk lainnya.
               
             Hot Wheels sendiri terbagi menjadi 3 yaitu Hot Wheels biasa, Hot Wheels Treasure Hunt, Hot Wheels Super Treasure Hunt. Dari semuanya pastilah yang paling susah dicari adalah yang Super Treasure Hunt, konon kabarnya setiap kali pihak Mattel memproduksi Hot Wheels maka Hot Wheels Super Treasure Hunt hanya dibuat 100 buah di seluruh dunia. Saya mencarinya di toko mainan Nemo Jaya Surakarta dan toko mainan lainnya tidak ada dan akhirnya seluruh koleksi Hot Wheels saya hanya terdapat Hot Wheels yang biasa saja.
                 
            Sekilas dari saya dan apabila ada yang berminat mengoleksi Hot Wheels buruan karena semakin lama harganya akan semakin naik. Dulu saya pertama kali saya beli harganya hanya 15 rebu sekarang sudah mencapai 25 rebu. Ealaaahh..

Bapak Mau Move On

0 komentar


               Saya punya seorang tetangga, tetapi tetanga yang satu ini istimewa karena tetangga ini sudah dianggap seperti menjadi “satu” bagian dalam keluarga saya. Namanya Yatno, tetapi saya dan kakak saya lebih condong memanggil dengan sebutan “bapak”. Dipanggilnya menjadi bapak karena sewaktu saya kecil dulu sering diasuh oleh Bapak Yatno ini, juga tidak berbeda dengan kakak saya yang bahkan diasuh sampai umur 3 tahun.
               
              Hingga sekarangpun saya masih memanggil orang tua bermotor Yamaha vega tersebut dengan sebutan bapak, padahal ‘bapak’ itu sebenarnya mengacu pada sebutan untuk orang tua kandung yang sejatinya saya tak punya hubungan darah apapun dengan Bapak Yatno tersebut. Sedangkan orang tua kandung saya, saya panggil dengan sebuan mamah dan papah. Hingga suatu ketika ada penyakit yang menjangkiti istri Bapak Yatno yang kemudian berujung meninggalnya pujaan hati  Bapak Yatno tersebut. Saya bisa melihat raut wajah Bapak Yatno yang mensiratkan kepasrahan akan ditinggal istrinya. Sampai suatu hari ..
                
               Pada suatu hari sehabis hujan, Bapak Yatno dating ke rumah saya, semula beliau menanyakan tentang dvd playernya yang rusak dan dan meminta solusi pada ayah saya yang memang seorang tukang servis elektronik. Kemudian pembicaraan pun mencabang hingga Bapak Yatno berani berucap tentang kegundahan hatinya setelah ditinggal sang istri kini malahan hadir seorang wanita yang mau  mengisi kekosongan hatinya, hal ini  membuat Bapak Yatno menjadi salah tingkah dan meminta saran dari mamah saya agar tidak semakin terjerumus dalam lingkup cinta yang lebih dalam, namun mamah saya malah menyarankan sebaliknya. Mendengar cerita keluhan dari Bapak Yatno tadi membuat saya bisa tertawa, karena ternyata orang tua yang rambutnya sudah mulai beruban bisa juga jatuh cinta. Salut Pak Yatno.

SEKEJAB BERBUNGA – BUNGA

Sabtu, 25 Oktober 2014 0 komentar


Muka Fian linglung kemudian berkata, “ ini serius kan ? ”

“ Benar, ini serius malah bisa dibilang sangat serius ” kata Nadia.

Fian pun menyadari bahwa kejadian ini bukan mimpi tapi kenyataan di dalam kehidupan. Setelah mengetahui bahwa cintanya telah kesampaian kepada Nadia, tak menunggu lama Fian pun berlonjak kegirangan, dia dekati dan memeluk Nadia dengan pelukan kebahagian tida tara. Matanya yang tadi sembab kini kembali berurai air mata, air mata kegembiraan. Setelah sesaat menghabiskan waktu bersama, akhirnya mereka berdua berpisah, senyum mengembang di wajah keduanya.
              
               Keesokan harinya Fian kembali bersiap untuk menjelajahi hari baru, seakan Fian sekarang memiliki semangat hidup baru setelah kemarin sibuk termangu – mangu meratapi kejadian ditolaknya cintanya. Begitu melihat Nadia di taman, serentakdia langsung menghampirinya. Dalam pikiran Fian, dia teringat pada masa lalunya, saat dia hanya memendam rasa cintanya atau lebih tepatnya yaitu jatuh cinta diam – diam. Orang yang sedang mengalami peristiwa ini mengetahui segala sesuatu, seluk beluk apa yang ada pada orang yang dicintainya, namun tak berani mengungkapkannya. Sehingga cintanya tak kesampaian, cinta yang terlalu lama dipendam biasanya menjadi penyesalan. Namun kini keadaannya berbalik 180°, Fian mendapatkan Nadia ynag sedari dulu telah ia taksir, sedangkan Nadia senang setelah mengetahui bahwa cinta Fian tulus dari hatinya.
                
                Hari demi hari silih berganti, hubungan antara Nadia dengan Fian pun ikut silih beranti, terkadang merenggang juga terkadang membaik. Hati Fian sekarang ini sedang kasmaran, serasa penuh warna dan keceriaan juga diliputi senandung kebahagiaan, Fian terbuai oleh indahnya cinta hingga segalanya ini menciptakan sebuah memory manis baik di hati Fian maupun hati Nadia. Kadang kala pada waktu hari sudah senja, dua sepasang anak muda ini menghabiskan hari dengan bercengkrama membahas segala hal dengan ditemani pudaran sinar jingga dari matahari yang terbenam. Setlah puas melihat sunset, mereka pun melanjutkan melihat kelap kelip bintang di langit yang masih terlihat terang karena mereka tinggal di desa yang masih minim penerangannya sehingga cahaya bintang masih dapat terlihat. “ Kamu tau nama bintang terang itu ? ” kata Nadia sambil menunjuk ke arah timur.

“ Oooh bintang itu, bintang laut namanya ” ujar Fian sambil tertawa terkekeh mencairkan suasana.

“ Ini beneran, kamu tau nggak itu bintang ? ”

“ Nggak ” kata Fian dengan nada cengoh

“ Itu sebenarnya bukanlah bintang ” kata Nadia dengan suara tenang

“ Hla terus apa ? Lampu Neon ” kata Fian dengan nada melawak

“ Itu planet venus ” ucap Nadia dengan serius

“ Venus ? Ooh yang jadi saudara kembar bumi itu, wujudnya seperti itu ”

“ Iya, planet kedua dalam susunan tata surya kita ini, suhunya bisa mencapai 430° kalau siang hari ”

“ E...iyaa benar itu, di buku IPA kelas 6 SD ada tuhh ” kata Fian agar terlihat nyambung, padahal sebenarnya dia tidak mengetahui apa – apa tentang venus.

Lama sekali Fian dan Nadia berbincang mengenai tata surya hingga sampai membahas gerhana bulan menyebabhkan pasang surut air laut. Kali ini Nadia lebih banyak yang bercerita sedangkan Fian hanya merespon saja. Ketika hari sudah menjelang larut malam, udara semakin dingin, keduanya memutuskan untuk kembali ke rumah masing – masing untuk menyiapkan segala sesuatu di eseok hari.
                Hari ini, hari baru Fian terbangun dari tidur lelapnya dengan wajah kasmaran. Mimpi yang terjadi di otak Fian saat tidur tadi sungguhlah indah. Di dalam mimpi itu Fian bersama Nadia seperti bergandengan tangan dan menari – nari hingga lupa waktu, Ia merasa dalam mimpi tersebut seakan dunia ini hanya milik berdua. Di dalam mimpi itu juga Fian dapat merasakan dekapan hangat dari tunuh Nadia dan juga ciuman mesra yang bisa membuat pikiran gundah seketika. Tapi semua itu hanya mimpi belaka, bukan realita dalam dunia nyata. Fian pun bersiap dan berangkat menemui Nadia, tapi apa daya ketika melihat rumah Nadia hilang!! Hati Fian pun gusar, kacau, bingung, shock, cemas dan tak tahu harus berbuat apa. Saking terpananya melihat kejadian hilangnya rumah Nadia, tiba – tiba muncul raksasa dengan wajah seram, matanya menyala dan sekujur tubuhnya penuh dengan bulu dan daun – daunan kasar. Fian memucat pasi, kemudian raksasa berlari mendekat! dan… Fian seketika tersadar, jam menunjukkan angka 6, Fian sekarang baru betul – betul  bangun dari tidurnya. Mimpi Fian sangat aneh, di dalam mimpi Fian, Fian bermimpi lagi. Fian pun kebingungan menyikapi ini. Ataukah ini pertanda bahwa ada sesuatu yang aneh akan terjadi ? Fian pun bergegas beranjak dari tempat tidurnya.
               
                   Kini tepat 1 tahun Fian memadu cinta bersama Nadia, banyak kenangan ynag tersimpan di dalam pikiran mereka berdua. Kini telah tiba saatnya mereka harus berpisah, pertengkaran antara keduanya memang telah mejadi bukti bahwa jalan asmara mereka harus berhenti disini. Fian dan Nadia pun punya alasan masing – masing untuk mengakhiri drama percintaan ini. Saat drama romantisme keduanya ini berakhir, keduanya diliputi oleh rasa kesal, marah dan benci akibat imbas dari pertengkaran, akan tetapi kelak pada hari – hari yang akan datang, keduanya akan diliputi oleh rasa kangen, kenapa dulu aku berbuat seperti itu, ingin mengulang kembali masa lalu.

     Cinta ini memang aneh, ibarat panah yang telah menembus leher sang ksatria yang kemudian menancap di sebatang pohon, bercak darah si ksatria masih melekat pada panahnya. Sedangkan sang ksatria hanya akan mati dengan raungan kematian yang memilukan.